

Majalah Wall Street Journal memberitakan mengenai kehidupan pengemis2 yang tidak berumah di sekitar California, sungguh mengejutkan dan mengagumkan foto2 dan info yang diberikan.
Pengemis 1 :
Charles Pits sedang duduk di bawah jambatan San Francisco tempat beliau tinggal sambil brwosing internet Facebook, MySpace & Twitter unuk mengetahui info terbaru dan terkini.
"Menurut dia, tv, radio, surat khabar adalah tidak perlu, tapi wireless internet adalah paling penting.. ini adalah kerana, dengan adanya internet saya boleh melakukan dan mengetahui berbagai berita dengan segera"
Charles Pitts kehilangan rumah dan menjadi pengemis selepas jatuh bankrut, sehinggalah dia memilih bawah jambatan untuk tinggal dan meneruskan hidup. Dia membeli sebuah laptop Toshiba
Di Amerika, produk teknologi bisa dibeli dengan harga murah akibat persaingan yang sengit.Selain itu, banyak orang terutamanya pengemis boleh bisa mendapatkan laptop terpakai dengan harga yang sangat murah dan mampu dimiliki oleh mereka.
Pengemis 2 :
Skip Schreiber telah berusia 64 tahun dan juga seorang pengemis, dia tinggal seorang diri di dalam sebuah van buruk yang dah rusak dan telah berkarat. dia juga gemar browsing internet untuk hiburannya dan youtube adalah salah satu hiburan utamanya.
Menggunakan laptop dan internet sejak 4 tahun lepas dengan adanya Wi-Fi percuma di sekitar bandaraya California, tetapi dia tinggal di dalam van yang dilengkapi dengan generator diesel untuk menyalakan lampu dan mencas laptopnya. Dia hanya perlu membelanjakan $4 untuk waktu 5 hari untuk minyak diesel yang diperolehi dari kegiatan mengemisnya.
Catatan : artikel ini dikutip dari http://vanngakak.blogspot.com/2010/01/ini-dia-pengemis-yang-berprofesi.html, sayangnya tidak memberikan link asli sumber tulisannya. Kalau ada yang punya link asli tulisannya, ditunggu info nya.


